Industri Makanan dan Minuman ( F&B ) di Kota Bekasi tumbuh pesat dengan jumlah unit usaha kuliner meningkat dari 2.223 unit (2020) menjadi 3.099 unit (2024), sehingga terjadi hiperkompetisi . Kondisi ini mendorong pelaku usaha kafe untuk berinovasi Meningkatkan kepuasan konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyalakan elemen-elemen yang secara parsial dan simultan mempengaruhi kepuasan pelanggan di Hakken Kota Bekasi. Metodologi penelitian menggabungkan metodologi survei dengan pendekatan kuantitatif. Sampel sebanyak 102 orang dipilih melalui purposive sampling dari pengunjung Hakken tiga bulan terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner berukuran Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan suasana toko berpengaru kuat (t=2,002; sig=0,048), harga tidak berpengaruh kuat (t=1,653; sig=0,102), dan variasi menu berpengaruh memberikan pengaruh yang kuat sekaligus menjadi faktor paling dominan (t=4,449; sig<0,001). Secara simultan, faktor ketiga berpengaruh kuat terhadap kepuasan pelanggan (F=18,135; sig<0,001) dengan R²=35,7%. Kontribusi penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan Suasana dan inovasi variasi menu merupakan strategi utama kepuasan pelanggan kafe berkonsep Jepang. Disimpulkan bahwa Suasana dan variasi menu adalah faktor kunci kepuasan pelanggan Hakken, sementara harga bukan pembeda utama karena pelanggan lebih mengutamakan keseluruhan nilai pengalaman berkunjung.
Copyrights © 2026