Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

IMPLEMENTASI PELAYANAN PRIMA RESEPSIONIS PADA PT CITRA HEAVY INDUSTRIES Kristiana Widiawati; Nurul Eka Santoso
Jurnal Serasi Vol 19, No 1 (2021)
Publisher : Akademi Sekretari Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara rutin dan memiliki peran penting bagi sebuah organisasi atau perusahaan. Pelayanan dibutuhkan untuk menjalankan suatu aktivitas guna menghasilkan sebuah jasa dalam suatu kegiatan perusahaan baik itu bidang jasa, konstruksi, industri atau manufaktur. Pelayanan bukan hanya diberikan untuk pihak eksternal saja melainkan pihak internal dalam sebuah perusahaan atau instansi. Oleh karena itu pelayanan harus dijalankan dengan sebaik-baiknya, demi tercapainya sebuah tujuan dan reputasi bagi perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi pelayanan prima Resepsionis di PT Citramas Heavy Industries. Metode yang dilakukan dengna melakukan observasi dan interview secara langsung dengan Bagian HR & GA yang bertanggng jawab langsung dengan Resepsionist. Analisa yang digunakan adalah deskriptif secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelayanan prima yang dilakukan oleh Resepsionis di PT Citramas Heavy Industries yaitu berdasarkan tugas-tugas resepsionis diantaranya dalam menangani telepon, menangani tamu, menerima dan membalas e-mail, menangani surat masuk, menangani surat keluar, mendistribusikan dokumen serta menangani permintaan alat tulis kantor.
PENGARUH PROGRAM UNIVERSITAS “KEWIRAUSAHAAN”, KREATIVITAS, EFIKASI DIRI WIRAUSAHA TERHADAP NIAT BERWIRAUSAHA Tantri Yanuar Rahmat Syah; Hery Darmawan; Rojuaniah; Puji Astuti; Kristiana Widiawati
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL LENTERA BISNIS, Mei 2024
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v13i2.1134

Abstract

This study aims to analyze the effect of entrepreneurial program, creativity, and entrepreneurial self-efficacy on the entrepreneurial intention of Bina Insani University students. Data were collected through an online questionnaire to students who had participated in the entrepreneurial program. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with SPSS and SmartPLS. The results showed that the entrepreneurial program had a positive effect on entrepreneurial intention, while creativity and entrepreneurial self-efficacy had no direct effect on entrepreneurial intention. This research is expected to provide valuable information for educational institutions in their efforts to improve the quality of education and encourage young entrepreneurs from among students.
Peran HRD Coordinator Menangani Penyelenggaraan Rapat di Merapi Merbabu Hotels & Resorts Bekasi Kristiana Widiawati; Vonny Gunawan
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 6 No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/m3zqd453

Abstract

Kegiatan rapat adalah untuk berkoordinasi dan pengambilan keputusan yang dilakukan di setiap perusahaan. Rapat bisa dilakukan oleh atasan dan rekan kerja. Suatu perusahaan memiliki beberapa jenis rapat berdasarkan jangka waktunya, yaitu rapat mingguan, rapat bulanan, rapat semesteran, dan rapat tahunan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui secara detail penyelenggaraan rapat di Merapi Merbabu Hotels dan Resorts Bekasi. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan observasi, wawancara serta studi pustaka dengan analisa kualitatif deskriptif. Pada tahap implementasi, HRD Coord dan penyelenggara juga bertindak sebagai notulis dan pengambil keputusan. Pada tahap tindak lanjut, merupakan kegiatan merapikan ruang pertemuan, serta menyelesaikan laporan atau risalah rapat, mendistribusikan, dan pengarsipan risalah rapat. HRD Coord di Merapi Merbabu Hotel Bekasi mengimplementasikan kegiatan mereka kecuali merapikan kamar karena itu adalah tanggung jawab divisi banquet. Laporan rapat dari pertemuan disimpan dalam bentuk soft copy di folder elektronik perusahaan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Perpustakaan pada Yayasan Tunas Mulia di TPA Bantar Gebang Bekasi Kristiana Widiawati; Selfiana
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 1 No 2: JULI 2020
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/z6ydzv28

Abstract

Pemberdayaan masyarakat di Yayasan Tunas Mulia YTM adalah wujud pengabdian kepada masyarakat dalam membantu memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi sekolah alam yang dikelola oleh YTM. Kegiatan pemberdayaan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di YTM agar dalam pengelolaan perpustakaan sekolah alam menjadi optimal dan lebih baik. Perpustakaan sebagai jendela ilmu dan pengetahuan harus dikelola secara profesional. Metode untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat diawali dengan observasi, selanjutnya melakukan perencanaan atau penjadwalan serta implementasi pelaksanaan kegiatan melalui pelatihan dan pendampingan pengelolaan perpustakaan. Pelatihan yang diberikan memberikan dampak yang positif bagi peserta pelatihan dan pengelola YTM. Mitra atau peserta pelatihan mendapatkan ilmu, pengetahuan atau wawasan serta keterampilan pengelolaan perpustakaan. Pelatihan diikuti oleh masyarakat yang berada di lingkungan YTM. Peserta pelatihan mengikuti serangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan semangat yang luar biasa.
The Impact of Destination Image, Promotions, and Ticket Prices on Visiting Decisions Evidence From Situ Rawa Gede, Bekasi City Risa Awalia Setiawati; Kristiana Widiawati
Journal of Business and Management Inaba Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 5 Number 2, August 2026
Publisher : Universitas Indonesia Membangun (Inaba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/xyvp7t77

Abstract

The tourism industry continues to grow due to increasing recreational needs and the rapid dissemination of information about tourist destinations. This study examines tourism distribution inequality in West Java and tourist visit dynamics at Situ Rawa Gede, Bekasi City. It aims to analyze the influence of destination image, promotion, and ticket prices on visiting decisions. A quantitative approach was employed using data from 117 respondents selected through non-probability and purposive sampling. Data were analyzed using SPSS 29.0. The results indicate that destination image has a positive and significant effect on visiting decisions (Sig. = 0.006; t = 2.776), while promotion also has a positive and significant effect (Sig. < 0.001; t = 4.796). In contrast, ticket price does not significantly affect visiting decisions (Sig. = 0.713; t = 0.369). Simultaneously, destination image, promotion, and ticket price significantly influence visiting decisions, explaining 45.7% of the variance. This research confirms that visiting decisions are shaped by the integration of multiple marketing elements rather than a single factor. The study implies that tourism managers should strengthen destination image and deliver effective promotional content to increase tourist visits and support sustainable tourism development.
Pengembangan Usaha Nusa Scent sebagai Inovasi Pengharum Mobil Herbal Aroma Nusantara melalui Pendekatan Analisis SWOT dan BMC: Business Development of Nusa Scent as an Innovative Herbal Nusantara-Aroma Car Freshener through the SWOT Analysis and BMC Approaches Risma Almaidah; Tiara Septiani Agustin; Kristiana Widiawati; Oktaviani Oktaviani; Zalfa Anindya Putri Alfiyah
Anterior Jurnal Vol. 25 No. 1 (2026): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v25i1.11427

Abstract

This study aims to analyze Nusa Scent's business development as an innovative herbal car fragrance made from natural ingredients such as lemongrass and cinnamon, emphasizing environmental sustainability. The research employs a descriptive qualitative approach, drawing on literature reviews, interviews, and direct observations of production, packaging, and marketing processes. The analysis employs SWOT and Business Model Canvas (BMC) to evaluate business development strategies. The results indicate that Nusa Scent has strong potential as an innovative, sustainable car aromatherapy product that supports the Sustainable Development Goals (SDG 3, 8, and 12).
Keputusan Pembelian Produk Eiger Ditinjau Dari Brand Image, Lifestyle, dan Green Marketing Pada Masyarakat Kecamatan Jatiasih Rindhi Kurnia Sari; Kristiana Widiawati
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4064

Abstract

Isu lingkungan menjadi perhatian masyarakat umum akibat peningkatan kesadaran akan kerusakan alam yang disebabkan oleh aktivitas manusia, di mana Indonesia memproduksi sekitar 64 juta ton limbah setiap tahunnya namun hanya 10-15% yang berhasil melalui proses daur ulang. Eiger masih berada di posisi utama pada kelompok merek outdoor lokal, tantangan besar tetap muncul dalam menjaga brand image di tengah kompetisi yang sangat tinggi. Keputusan pembelian produk Eiger dalam studi ini ditelaah untuk mengetahui sejauh mana kontribusi brand image, lifestyle, dan green marketing dalam memengaruhinya di kalangan masyarakat Kecamatan Jatiasih, ditinjau secara parsial maupun simultan sehingga dapat dipahami sejauh mana ketiga faktor mampu memberikan dampak yang berarti dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Riset ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif. Data primer diperoleh dari hasil kuesioner yang dibagikan melalui google form, dengan skala pengukuran likert 1-5, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS 29, melibatkan 100 responden yang bertempat tinggal di Kecamatan Jatiasih dan memenuhi syarat memiliki pengalaman membeli produk Eiger. Hasil pengujian memperlihatkan ketiadaan signifikan pada brand image, sedangkan pada lifestyle dan green marketing adanya signifikan yang mempengaruhinya. Adanya signifikan secara simultan brand image, lifestyle, dan green marketing pada keputusan pembelian. Eiger perlu memperkuat pendekatan lifestyle serta green marketing, antara lain melalui penghadiran produk yang selaras dengan gaya hidup konsumen serta penguatan komunikasi nilai keberlanjutan lingkungan pada setiap kategori produk yang dipasarkan.
Pengaruh Kualitas Produk, Harga, dan Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Azarine di Kota Bekasi Dewi Tiara; Kristiana Widiawati
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4069

Abstract

Studi ini didorong oleh pesatnya pertumbuhan industri perawatan kulit di Indonesia, tetapi masih ada kesenjangan antara seberapa baik pelaku bisnis memahami apa yang dibutuhkan pelanggan dan bagaimana perilaku mereka bekerja untuk meningkatkan pilihan pembelian. Selain itu, penelitian sebelumnya telah memberikan temuan yang berbeda-beda mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Studi ini bertujuan untuk melihat bagaimana kualitas produk, harga, dan brand ambassador memengaruhi pilihan orang saat melakukan pembelian. Ini menggunakan ide-ide dari teori perilaku konsumen dan teori perilaku terencana. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan melibatkan 100 orang yang membeli produk skincare Azarine di Kota Bekasi. Sampel dipilih menerapkan metode purposive sampling dengan mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan. Analisis data. Analisis data untuk kajian ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan kemudian diperiksa menerapkan teknik analisis regresi linier berganda. Temuan menunjukkan bahwa kualitas dan harga secara positif dan signifikan memengaruhi keputusan pembelian. Brand ambassador juga memiliki efek yang signifikan, tetapi itu negatif. Ketiga faktor tersebut bersama-sama sangat mempengaruhi keputusan pembelian (F = 9.370; Sig < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa membuat produk lebih baik dan menetapkan harga yang tepat penting bagi pelanggan untuk memutuskan untuk membeli. Namun, perusahaan harus melihat kembali menggunakan brand ambassador untuk membuat rencana mereka bekerja lebih baik.
Pengaruh Digital Marketing, Electronic Word of Mouth, dan Kualitas Produk Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Brand H&M di Summarecon Mall Bekasi Riani Handayani; Kristiana Widiawati
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4105

Abstract

Industri fashion saat ini sedang melalui perubahan besar yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan perubahan cara masyarakat berbelanja secara online. Persaingan yang semakin sengit di industri fast fashion mendorong perusahaan, termasuk H&M, untuk meningkatkan strategi pemasaran digital, e-WOM, serta kualitas produknya agar bisa menarik minat pembeli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data terkumpul dengan cara memberikan kuesioner yang disebarkan melalui Google Forms. Analisis data dalam studi ini dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak SPSS versi 29. Studi ini menemukan bahwa pemasaran digital, e-WOM, dan kualitas produk masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap seberapa besar keinginan konsumen untuk membeli suatu produk, baik jika dilihat secara terpisah maupun secara bersama-sama. Kualitas produk yang baik sangat penting untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan dan membangkitkan minat mereka. Pemasaran digital dan e-WOM oleh pelanggan dapat menciptakan kesan positif terhadap produk serta menyebarkan informasi mengenai produk tersebut secara lebih luas. Studi ini menunjukkan bahwa H&M perlu melakukan perubahan pada rencana pemasaran digitalnya dengan memanfaatkan media sosial dan platform online secara lebih efektif, meningkatkan kualitas produknya agar lebih sesuai dengan keinginan pelanggan, serta memanfaatkan e-WOM secara lebih optimal untuk menciptakan citra merek yang lebih positif, yang dapat membantu meningkatkan minat pelanggan untuk membeli dari mereka. Studi ini kemungkinan akan memberikan informasi berharga bagi bidang ilmiah dan berfungsi sebagai panduan bagi penelitian di masa depan mengenai perilaku konsumen di industri mode yang berfokus pada pemasaran digital.