Peningkatan pemahaman mengenai Kontrasepsi Bawah Kulit (KB Implan) merupakan salah satu langkah penting dalam mendukung program Keluarga Berencana serta meluruskan berbagai persepsi yang keliru di masyarakat. Maraknya mitos dan kekhawatiran yang salah mengenai KB Implan menjadi penyebab mendasar rendahnya minat dan penggunaan kontrasepsi ini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat melalui edukasi KB Implan beserta mitos dan faktanya. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan di Desa Gempolan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri dengan melibatkan 25 orang peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan secara interaktif, sesi diskusi tanya jawab mengenai mitos dan fakta KB Implan, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 62,4 meningkat menjadi 87,6 pada post-test. Persentase peserta dengan kategori pengetahuan baik mengalami peningkatan dari 20% menjadi 88%, sedangkan peserta pada kategori pengetahuan kurang menurun drastis dari 32% menjadi 0%. Selain itu, sebanyak 88% peserta mampu memahami serta menjelaskan kembali mitos dan fakta seputar KB Implan secara mandiri sesuai materi yang telah disampaikan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberian edukasi mengenai mitos dan fakta KB Implan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta meluruskan anggapan keliru pada masyarakat di Desa Gempolan. Program edukasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kepesertaan Keluarga Berencana serta mendukung pemulihan kesehatan reproduksi perempuan.
Copyrights © 2026