Penelitian ini mengkaji implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam meningkatkan status gizi dan minat belajar siswa sekolah dasar di Kota Surabaya, khususnya di SDN Rungkut Menanggal 2. Program MBG merupakan program prioritas nasional yang diluncurkan pada Januari 2025 sebagai respons atas permasalahan kekurangan gizi anak usia sekolah yang terus meningkat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan kerangka teori implementasi kebijakan Richard E. Matland (1995) yang mencakup empat dimensi: ketepatan kebijakan, ketepatan pelaksana, ketepatan target, dan ketepatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program MBG di SDN Rungkut Menanggal 2 berada dalam kategori administrative implementation, dengan standar gizi yang terpenuhi secara teknis namun masih menghadapi kesenjangan pada aspek kesesuaian selera siswa dan integrasi edukasi gizi dalam kurikulum. Cakupan distribusi telah bersifat universal dan mekanisme penanganan siswa berkebutuhan khusus berjalan baik. Lingkungan sekolah yang bercirikan adiwiyata mendukung pelaksanaan program. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan berat badan siswa dan perubahan perilaku makan ke arah yang lebih sehat.
Copyrights © 2026