Tari Bejo merupakan salah satu tarian tradisional khas yang hidup di tengah masyarakat Desa Atawai, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam unsur olahraga, khususnya karakteristik gerak dasar olahraga (lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif), yang terkandung di dalam setiap struktur gerakan Tari Bejo serta dampaknya terhadap kebugaran jasmani para penari pada Kelompok Tari Sisi Rimba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen, yang diuji keabsahannya menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Bejo merepresentasikan tahapan sistematis prosesi penanaman padi di kebun adat. Keterkaitan unsur olahraga teridentifikasi pada gerak lokomotor (berjalan, berlari, melompat), non-lokomotor (membungkuk, memutar badan, menekuk lutut), dan manipulatif (mengayun alat, menggenggam kuat/gripping, melepaskan objek/releasing). Aktivitas fisik yang terstruktur dan kontinu dalam Tari Bejo terbukti memberikan kontribusi positif terhadap komponen kebugaran jasmani, meliputi daya tahan kardiovaskular, kelenturan, kelincahan, koordinasi motorik, keseimbangan, serta memberikan dampak psikologis berupa perasaan gembira dan reduksi stres
Copyrights © 2026