NIKe Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan | Fisheries and Marine Scientific Journal
VOLUME 14 ISSUE 2 | JUNE 2026

Evaluasi Resiko Kinerja sistem Budidaya Bioflok Menggunakan Kolam Terpal Untuk Peningkatan Produktivitas Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus)

Zupriyanto Karim (Universitas Pohuwato)
Nur Fitrianti Bulotio (Universitas Pohuwato)
Melky M Dingi (Universitas Pohuwato)
Renaldi Amili (Universitas Pohuwato)



Article Info

Publish Date
02 Oct 2026

Abstract

Indonesia merupakan daerah tropis, berbagai jenis ikan maupun udang bisa hidup dan berkembang dan kebanyakan bisa di budidayakan untuk kebutuhan manusia. Bahan maupun alat yang digunakan untuk bioflok relative tersedia di pasaran. Tujuan dari penelitian ingin mengetahui efektivitas pembesaran ikan nila dalam sistem bioflok pada kolam terpal. Metode Pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara wawancara, kuesioner, observasi, dan gabungan ketiganya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi atau pengamatan secara langsung, wawancara, studi literatur, dan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian identifikasi risiko yang telah dilakukan pada proses budidaya ikan nila sistem bioflok pada peneliti, teridentifikasi 35 Agen risiko dan 1 dampak risiko besar berupa kematian ikan yang menjadi fokus dalam peneitian ini. Terdapat 6 pada proses persiapan kolam bioflok, 6 pada proses pengaplikasian bioflok, 7 pada proses penebaran benih, 6 pada proses pemberian pakan, 10 pada proses pengelolaan kualitas air, Berdasarkan hasil uji validitas terdapat 33 butir agen risiko valid yang memiliki r hitung > r Tabel 0,576 dan 2 agen risiko tidak valid yaitu pada proses pengaplikasian bioflok butir pernyataan agen risiko 1 dengan r Hitung -0,552 (pada kuesioner tingkat frekuensi) dan r Hitung 0,146 (pada kuesioner besaran dampak). Pada proses penebaran benih butir pernyataan 3 dengan r Hitung -0,227 (pada kuesioner tingkat frekuensi) dan r Hitung 0,127 (pada kuesioner besaran dampak). hasil identifikasi tindakan mitigasi risiko melalui focus Group Discussion (FGD) bersama 3 orang narasumber. Diketahui bahwa terdapat 28 tindakan mitigasi risiko yang disepakati 3 narasumber untuk para pembudidaya ikan nila bioflok, Dari 13 agen risiko dominan berkategori ekstrim atau sangat tinggi dengan skor 15-20, telah ditentukan 9 prioritas tindakan mitigasi risiko yang mewakili seluruh tahapan proses budidaya ikan nila sistem bioflok.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

nike

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Environmental Science Social Sciences

Description

The NIKe Journal is published by the Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo. The NIKe Journal publish quarterly on March, June, September and December. Publishing research results in the fields of fisheries and marine science: management of aquatic resources; ...