Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kompetensi personal, dukungan pemerintah desa, dan infrastruktur organisasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) Karang Taruna Desa Kaladan Jaya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan pengurus Karang Taruna, anggota, aparat desa, dan tokoh masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kompetensi personal, minimnya dukungan pemerintah desa, dan keterbatasan infrastruktur organisasi menjadi hambatan utama yang saling berkaitan dalam membatasi proses pengembangan Sumber Daya manusia dan peran strategis Karang Taruna sebagai agen pemberdayaan sosial. Kondisi tersebut menciptakan lingkaran masalah yang menghambat inovasi program dan keberlanjutan organisasi. Rekomendasi penelitian ini mencakup peningkatan kompetensi melalui pelatihan terstruktur, integrasi Karang Taruna dalam perencanaan pembangunan desa, serta penyediaan infrastruktur memadai untuk mendukung aktivitas organisasi. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis pada literatur pemberdayaan pemuda desa dan implikasi praktis bagi perumusan kebijakan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa melalui pengembangan Sumber Daya Manusia Karang Taruna.
Copyrights © 2026