Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas III SDN 066 Halimun. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran pelaksanaan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning berbantuan media video animasi dan pembelajaran Direct Instruction; (2) mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS antara yang menggunakan model Discovery Learning berbantuan media video animasi dengan yang menggunakan pembelajaran Direct Instruction; dan (3) mengetahui besarnya pengaruh model Discovery Learning berbantuan media video animasi terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 52 peserta didik yang terdiri atas 26 peserta didik pada kelas eksperimen dan 26 peserta didik pada kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gambaran pelaksanaan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning berbantuan media video animasi berjalan sangat baik dengan rata-rata hasil aktivitas pendidik sebesar 90% dan peserta didik sebesar 88%, sedangkan pembelajaran Direct Instruction berjalan sangat baik dengan rata-rata hasil aktivitas pendidik sebesar 85% dan peserta didik sebesar 83%; (2) terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol; dan (3) besarnya pengaruh model Discovery Learning berbantuan media video animasi terhadap hasil belajar peserta didik ditunjukkan oleh nilai effect size sebesar 0,98 yang termasuk dalam kategori besar.
Copyrights © 2026