Pembangunan Kawasan kumuh menjadi perhatian dari periode waktu kewaktu oleh Pemerintah Pusat sampai dengan Pemerintahan Daerah, beberapa program dan inovasi baik yang dimulai dari pemerintah maupun masyarakat bisa menjadi solusi bersama dalam pemecahan permasalahan yang ada. Penelitian ini berusaha menganalisis bagaimana collaborative governance dalam pengembangan destinasi wisata yang terletak di Kampung Lawas Maspati Kota Surabaya. Pendekatan yang digunakan bersumber dari teori Donahue dalam memotret fenomena terkait dengan collaborative governance. Sementara itu pendekatan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumentasi, terkahir validitas data yang ada menggunakan model analisis interaktif yang bersumber dari Miles, Huberman dan Johny Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance yang dibangun oleh aktor pemerintah, swasta dan masyarakat awalnya sukses dibangun dalam menciptakan destinasi wisata kampung Lawas Maspati, namun dalam perjalana
Copyrights © 2026