Kayee: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Vol. 2 No. 1 (2026): JULI-DESEMBER

Adaptasi Internal Mahasiswa Paniai dari Papua Tengah Saat Kuliah di Universitas Halu Oleo Kota Kendari

Laxmi Laxmi (Haluoleo University)
Danial Danial (Haluoleo University)
Yosua Kayame (Haluoleo University)
I Subandrio (Haluoleo University)



Article Info

Publish Date
18 Sep 2026

Abstract

Artikel ini mengkaji bagaimana mahasiswa dari Paniai, Papua Tengah, beradaptasi saat menempuh pendidikan tinggi di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Artikel ini secara khusus berfokus pada bagaimana mahasiswa Paniai beradaptasi dalam menempuh pendidikan. Pendekatan yang di gunakan kualitatif deskriptif, penelitian ini melalui pemilihan informan secara Purposive dan mengumpulkan data melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi di lingkungan akademik, asrama, dan tempat tinggal mahasiswa Paniai. Temuan menunjukkan bahwa adaptasi terjadi melalui beberapa praktik yang saling terkait: penyesuaian gaya komunikasi, penyesuaian terhadap perbedaan satu jam antara Waktu Indonesia Timur dan Waktu Indonesia Tengah, negosiasi hubungan senior-junior, pemeliharaan praktik makanan Paniai, penyesuaian terhadap praktik ibadah Katolik, dan pengembangan strategi untuk menghadapi tuntutan akademik. Praktik-praktik ini menunjukkan bahwa adaptasi bukanlah sekadar proses meninggalkan budaya asal. Mahasiswa Paniai terus mempertahankan identitas budaya sambil mempelajari norma interaksi lokal, rutinitas akademik, dan praktik sosial di Kendari. Peran teman sebaya, mahasiswa senior, komunitas mahasiswa Paniai, dan interaksi kampus yang mendukung memperkuat proses tersebut. Jika dilihat melalui kerangka adaptasi budaya John W. Berry, pola yang dominan adalah integrasi, siswa berpartisipasi dalam lingkungan sosial dan akademik baru sambil mempertahankan unsur-unsur penting dari identitas budaya mereka.

Copyrights © 2026