Media Dermato-Venereologica Indonesiana
Vol 53 No 3 (2026): Media Dermato Venereologica Indonesiana

KEBERHASILAN TERAPI SECUKINUMAB PADA PASIEN LANJUT USIA DENGAN PSORIASIS VULGARIS DERAJAT BERAT: LAPORAN KASUS

Winne Irene Putri Yulian (Departemen Dermatologi dan Venereologi Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo – Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia)
Shannaz Nadia Yusharyahya (Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo)
Lili Legiawati (Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo)
Rinadewi Astriningrum (Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo)
Christie Hamdali (Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo)
Inosensia Diajeng Kusumo (Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

   Pendahuluan: Psoriasis merupakan penyakit peradangan kronik residif yang dimediasi oleh sistem imun. Tata laksana psoriasis disesuaikan dengan tipe, derajat keparahan penyakit, dan komorbiditas pasien. Terapi biologik secukinumab merupakan terapi pilihan yang berespons baik pada pasien lanjut usia. Kasus: Laki-laki, 60 tahun, timbul bercak merah tebal bersisik yang semakin meluas sejak 3 bulan yang lalu. Pasien memiliki riwayat psoriasis vulgaris sejak 19 tahun lalu dan sudah mendapatkan terapi topikal, terapi oral metotreksat dan siklosporin, serta injeksi metotreksat, infliximab, golimumab, etanercept, dan secukinumab, tetapi tidak dilanjutkan secara rutin. Pasien ditata laksana dengan injeksi secukinumab subkutan dosis 150 mg, 5 kali loading dose dilanjutkan 3 kali maintenance dose dengan perbaikan klinis yang signifikan. Diskusi: Terapi sistemik biologik merupakan salah satu pilihan tata laksana psoriasis plak derajat sedang hingga berat, termasuk pada pasien lanjut usia. Secukinumab bekerja secara selektif menargetkan dan menghambat interaksi dengan reseptor IL-17. Keberhasilan terapi psoriasis diukur berdasarkan beberapa indikator keparahan kelainan kulit dan kualitas hidup pasien. Keberhasilan terapi dinyatakan dengan tercapainya delta PASI 75 pada minggu ke-12 tanpa efek samping berat. Simpulan: Pemberian secukinumab selama 16 minggu pada pasien lanjut usia dengan psoriasis vulgaris derajat berat menunjukkan perbaikan klinis yang signifikan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

mdvi

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Media dermato Venereologica Indonesiana adalah jurnal open access dan peer-reviewed yang fokus di bidang dermatologi dan venereologi. Jurnal ini menerbitkan artikel asli, laporan kasus, tinjauan pustaka dan komunikasi singkat mengenai kesehatan kulit dan kelamin, diagnosis dan terapi pada bidang ...