Pendahuluan: Psoriasis merupakan penyakit peradangan kronik residif yang dimediasi oleh sistem imun. Tata laksana psoriasis disesuaikan dengan tipe, derajat keparahan penyakit, dan komorbiditas pasien. Terapi biologik secukinumab merupakan terapi pilihan yang berespons baik pada pasien lanjut usia. Kasus: Laki-laki, 60 tahun, timbul bercak merah tebal bersisik yang semakin meluas sejak 3 bulan yang lalu. Pasien memiliki riwayat psoriasis vulgaris sejak 19 tahun lalu dan sudah mendapatkan terapi topikal, terapi oral metotreksat dan siklosporin, serta injeksi metotreksat, infliximab, golimumab, etanercept, dan secukinumab, tetapi tidak dilanjutkan secara rutin. Pasien ditata laksana dengan injeksi secukinumab subkutan dosis 150 mg, 5 kali loading dose dilanjutkan 3 kali maintenance dose dengan perbaikan klinis yang signifikan. Diskusi: Terapi sistemik biologik merupakan salah satu pilihan tata laksana psoriasis plak derajat sedang hingga berat, termasuk pada pasien lanjut usia. Secukinumab bekerja secara selektif menargetkan dan menghambat interaksi dengan reseptor IL-17. Keberhasilan terapi psoriasis diukur berdasarkan beberapa indikator keparahan kelainan kulit dan kualitas hidup pasien. Keberhasilan terapi dinyatakan dengan tercapainya delta PASI 75 pada minggu ke-12 tanpa efek samping berat. Simpulan: Pemberian secukinumab selama 16 minggu pada pasien lanjut usia dengan psoriasis vulgaris derajat berat menunjukkan perbaikan klinis yang signifikan.
Copyrights © 2026