Buah murbei (Morus alba L.) mengandung antosianin yang berpotensi digunakan sebagai indikator asam-basa alternatif pengganti phenolphthalein pada analisis keasaman Crude Palm Oil (CPO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak buah murbei sebagai indikator alternatif dalam penentuan keasaman CPO. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan: phenolphthalein 1% (kontrol) dan 4 variasi rasio bahan:pelarut (1:2, 1:3, 1:4, dan 1:5) dengan pelarut metanol 0,1% HCl menggunakan metode sokletasi, dilakukan 3 kali ulangan, menghasilkan 15 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi kadar total antosianin, titrasi asam-basa, pH, dan warna. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf 5%, jika berpengaruh nyata dilanjutkan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio bahan:pelarut berpengaruh terhadap kadar antosianin, volume akhir titrasi CPO, dan perubahan warna indikator pada titik akhir titrasi. Ekstrak buah murbei dengan rasio 1:2 memiliki kadar total antosianin sebesar 429,23 mg/L, menunjukkan efektivitas yang tidak berbeda nyata dengan phenolphthalein, dengan perubahan warna dari warna kuning cerah ke warna kuning kehijauan dalam penentuan keasaman CPO.
Copyrights © 2026