Harga emas merupakan salah satu instrumen investasi yang memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia karena mampu berfungsi sebagai penyimpan nilai (store of value) dan aset lindung nilai (hedging) terhadap inflasi. Pergerakan harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti nilai tukar, inflasi, kebijakan moneter, dan kondisi ekonomi global sehingga diperlukan metode analisis yang mampu mengidentifikasi pola pergerakannya secara akurat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pergerakan harga emas di Indonesia menggunakan metode Decomposition Multiplicative berdasarkan data harian periode Januari–Desember 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deret waktu (time series). Data diperoleh dari situs resmi harga-emas.org dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Minitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga emas mengalami tren meningkat sepanjang tahun 2025 dengan pola musiman yang relatif kecil. Model menghasilkan nilai akurasi MAPE sebesar 3%, MAD sebesar 67.393, dan MSD sebesar 8.561.380.443, yang menunjukkan bahwa metode Decomposition Multiplicative mampu memberikan hasil peramalan dengan tingkat kesalahan yang rendah. Oleh karena itu, metode ini layak digunakan sebagai alternatif dalam analisis maupun peramalan harga emas di Indonesia.
Copyrights © 2026