Pembelajaran matematika pada materi pecahan di sekolah dasar masih menghadapi kendala karena konsepnya bersifat abstrak, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dan hasil belajar siswa. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penggunaan media pembelajaran konkret yang sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran konkret terhadap hasil belajar matematika materi pecahan pada siswa kelas V MIN 2 Ngawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design melalui desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian terdiri atas 31 siswa kelas V. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes hasil belajar yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji reliabilitas, dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 33,35 pada pretest menjadi 63,23 pada posttest. Data penelitian berdistribusi normal dan hasil Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan media pembelajaran konkret. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran konkret berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada materi pecahan siswa kelas V MIN 2 Ngawi. Oleh karena itu, media pembelajaran konkret dapat dijadikan sebagai alternatif yang efektif untuk mendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Copyrights © 2026