Rendahnya keterampilan proses sains dan pemahaman konsep siswa Indonesia, sebagaimanatercermin dari hasil PISA 2022, mendorong perlunya inovasi pembelajaran. BlendedLaboratory-Based Learning (BLBL) hadir sebagai solusi dengan mengintegrasikankeunggulan laboratorium riil dan virtual dalam kerangka pembelajaran terpadu. PenelitianSystematic Literature Review (SLR) ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas BLBLdalam meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman konsep siswa berdasarkanbukti empiris terkini. Metode review dilakukan dengan protokol PRISMA, menganalisis 5artikel empiris dari jurnal terindeks. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa BLBLkonsisten efektif dalam meningkatkan kedua aspek tersebut. Model B-PjBL signifikanmeningkatkan keterampilan proses sains (p < 0,05), sementara STB-LAB meningkatkanpemahaman konsep dengan effect size Cohen's D 1,226 (kategori sangat kuat). Integrasilaboratorium riil-virtual dan inkuiri berbasis simulasi juga menunjukkan peningkatan N-gainkategori sedang. Keberhasilan BLBL ditentukan oleh faktor desain pembelajaran,infrastruktur teknologi, kapasitas pedagogik guru, dan konteks pendukung. Disimpulkanbahwa BLBL merupakan model pembelajaran yang efektif dan relevan untuk pembelajaransains era digital.
Copyrights © 2026