Transformasi digital pendidikan pascapandemi menuntut calon guru sains memiliki kompetensidigital yang kuat. Namun, penelitian terkait masih terfragmentasi dan belum mengintegrasikansecara optimal pengembangan model pembelajaran digital dengan pembentukan kompetensidigital. Penelitian ini bertujuan memetakan lanskap riset global, mengkaji struktur intelektual,serta mengidentifikasi kesenjangan penelitian dalam bidang tersebut. Pendekatan bibliometrikkuantitatif digunakan dengan data publikasi Scopus periode 2020–2025. Sebanyak 30 dokumenterpilih melalui prosedur PRISMA dianalisis menggunakan Bibliometrix (R) untuk mengkajitren publikasi, sitasi, produktivitas penulis, serta pola kolaborasi dan tema penelitian. Hasilmenunjukkan tren publikasi yang meningkat dengan lonjakan sitasi pada 2021 seiringpergeseran global ke pembelajaran digital. Publikasi didominasi oleh negara Asia dan Eropa,sementara kontribusi negara berkembang masih terbatas. Tema utama meliputi TPACK,inovasi pedagogi, pendidikan calon guru, dan kompetensi abad ke-21. Namun, integrasi antaradesain pembelajaran digital dan pengembangan kompetensi digital masih lemah. Penelitian inimenegaskan pentingnya pengembangan kerangka pembelajaran digital yang integratif,kontekstual, dan berkelanjutan guna mendukung transformasi pendidikan guru sains secaralebih inklusif.
Copyrights © 2026