Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains siswa antarayang menggunakan LKPD STEAM-PjBL dan yang menggunakan LKPD ekspositori, sertamengkaji pengaruh penggunaan LKPD STEAM–PjBL terhadap keterampilan proses sainssiswa pada materi induksi elektromagnetik. Penelitian ini menggunakan metode kuasieksperimen dengan desain Pretest Posttest Non-Equivalent Control Group Design. Subjekpenelitian terdiri dari 72 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol tanparandomisasi. Kelompok eksperimen menggunakan LKPD STEAM-PjBL, sedangkan kelompokkontrol menggunakan LKPD ekspositori. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan prosessains yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwarata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 58,47 dan kelas kontrol sebesar 62,78, sedangkanrata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 90,14 dan kelas kontrol sebesar 87,64. Nilai N-Gainkelas eksperimen sebesar 0,679 dan kelas kontrol sebesar 0,657 yang keduanya berada padakategori sedang. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,172 (>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Nilai effectsize sebesar 0,161 termasuk dalam kategori kecil. Dengan demikian, penggunaan LKPDSTEAM-PjBL belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan prosessains siswa, meskipun secara deskriptif menunjukkan pengaruh yang lebih tinggi dibandingkankelas kontrol.
Copyrights © 2026