Evaluasi pembelajaran sains pada jenjang SMP di abad ke-21 menuntut integrasi instrumendigital yang mampu mengukur kompetensi kompleks secara akurat. Namun, transisi darievaluasi konvensional ke digital masih menyisakan berbagai kendala struktural dan teknis.Penelitian ini bertujuan untuk memetakan problematika pemanfaatan media evaluasi sains danmerumuskan strategi optimasi sebagai solusi aplikatif. Melalui metode Systematic LiteratureReview (SLR) dengan protokol PRISMA, dilakukan analisis komprehensif terhadap 11 artikelilmiah pilihan (rentang tahun 2020-2025). Hasil sintesis menunjukkan bahwa meskipungamifikasi (Kahoot, Quizizz) dan sistem CBT cukup dominan, terdapat kelemahan krusialberupa distorsi fokus siswa pada elemen kompetisi, kerentanan terhadap kecurangan akademik,serta kendala aksebilitas perangkat. Sebagai bentuk optimasi, penelitian ini merumuskan bahwapengembangan aplikasi berbasis Mobile yang terdedikasi (Custom designed) menjadi strategibest practice. Strategi ini menawarkan fitur keamanan yang lebih ketat melalui pembatasanakses aplikasi eksternal, fleksibilitas navigasi, dan penyediaan umpan balik seketika (RealTime). Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi praktisi pendidikan dalam merancangsistem evaluasi sains yang lebih tangguh dan autentik di masa depan.
Copyrights © 2026