Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ekstrak kulit pisang sebagai inhibitor korositerhadap laju korosi besi dalam konteks pembelajaran reaksi reduksi dan oksidasi (redoks).Penelitian ini menggunakan metode eksperimen sederhana dengan rancangan perbandinganantara sampel besi yang direndam dalam air, tanpa perlakuan, dan dalam larutan ekstrak kulitpisang. Parameter yang diamati adalah perubahan fisik berupa tingkat pembentukan karat padapermukaan besi selama waktu tertentu. Ekstrak kulit pisang dipilih karena mengandungsenyawa polifenol dan antioksidan yang berpotensi menghambat reaksi oksidasi logam. Hasilkajian menunjukkan bahwa ekstrak kulit pisang memiliki potensi sebagai inhibitor alami yangdapat memperlambat proses korosi dibandingkan perlakuan kontrol. Hal ini disebabkan adanyamekanisme adsorpsi senyawa organik pada permukaan logam yang membentuk lapisanpelindung sehingga menghambat kontak antara besi, oksigen, dan air. Dengan demikian,ekstrak kulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif inhibitor korosi ramah lingkungansekaligus sebagai media pembelajaran kontekstual pada materi redoks.
Copyrights © 2026