Permasalahan sampah perkotaan terus meningkat akibat pertumbuhan penduduk, urbanisasi,dan perubahan pola konsumsi masyarakat sehingga diperlukan sistem pengelolaan yang lebihpartisipatif dan berbasis masyarakat, seperti Community Based Waste Management (CBWM).Penelitian ini bertujuan menganalisis keberlanjutan program CBWM melalui kegiatan banksampah di kawasan Menoreh, Kota Semarang, dengan metode deskriptif kualitatif danpendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi,kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program banksampah memberikan dampak positif terhadap aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.Partisipasi masyarakat mencapai sekitar 50% dan mampu meningkatkan kebersihan lingkunganserta mengurangi kebiasaan membuang dan membakar sampah sembarangan. Namun, programmasih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas, pemilahan sampah yangbelum optimal, minimnya inovasi pengolahan, serta kelembagaan yang belum formal.Keberlanjutan program didukung oleh partisipasi masyarakat dan dukungan pemerintah, tetapimasih memerlukan penguatan kelembagaan, inovasi pengelolaan, dan regenerasi pengelolauntuk pengembangan jangka panjang.
Copyrights © 2026