Literasi sains menjadi kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21 karena siswa perlumemahami fenomena ilmiah, menilai informasi, dan mengambil keputusan berdasarkan bukti.Kemampuan literasi sains siswa masih menghadapi kendala pada aspek penerapan konsep,penalaran ilmiah, dan berpikir kritis, sehingga pembelajaran memerlukan media yang lebihkontekstual dan menarik. Artikel ini bertujuan menganalisis potensi Story-Based ScienceEcosystem Comic sebagai media untuk mengatasi rendahnya literasi sains siswa melaluipeningkatan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenispenelitian konseptual melalui studi kepustakaan. Peneliti mengumpulkan data dari jurnal, buku,dan sumber ilmiah lain yang relevan, kemudian peneliti menganalisis data melalui telaah isi,pengelompokan tema, dan sintesis teori. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa media komikberbasis cerita mampu mengintegrasikan konsep sains, narasi kontekstual, dan visual menarikdalam satu pengalaman belajar yang utuh. Media tersebut membantu siswa memahami konsepekosistem, menjelaskan fenomena ilmiah, menganalisis masalah lingkungan, serta menyusunsolusi berbasis bukti. Media tersebut juga meningkatkan motivasi belajar, komunikasi,kolaborasi, dan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Artikel ini menyimpulkan bahwamedia komik berbasis cerita berpotensi menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan literasisains dan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam abad ke-21.
Copyrights © 2026