Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Keterampilan Proses Sains (KPS) dalampembelajaran biologi, khususnya pada penggunaan mikroskop yang seringkali terhambat olehkendala situasional seperti keterbatasan alat dan waktu. Permasalahan utama dalam kajian iniadalah fluktuasi capaian indikator KPS siswa serta adanya kesenjangan antara keterampilanteknis dan sikap pemeliharaan alat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil KPSsiswa melalui metode penilaian diri sendiri (self-assessment). Metode yang digunakan adalahdeskriptif kuantitatif dengan melibatkan 32 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkanmenggunakan instrumen penilaian diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasiltemuan saintifik menunjukkan bahwa rata-rata capaian KPS siswa berada pada kategori baikdengan persentase sebesar 66,35%. Namun, terdapat disparitas signifikan antar indikator, dimana keterampilan mencari fokus objek mencapai skor tertinggi, sementara aspekpemeliharaan instrumen menunjukkan skor terendah. Hal ini mengindikasikan kemungkinanadanya pengaruh beban kognitif dan kelelahan mental di akhir sesi praktikum. Kesimpulannya,metode penilaian diri efektif dalam memotret profil metakognitif siswa, namun diperlukanstrategi instruksional yang lebih adaptif untuk meningkatkan aspek tanggung jawab terhadapinstrumen laboratorium.
Copyrights © 2026