Limbah plastik telah menjadi ancaman lingkungan global karena sifatnya yang sulit terurai dankemampuannya terfragmentasi menjadi mikroplastik yang mencemari ekosistem serta masukke dalam rantai makanan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkatkesadaran lingkungan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) terhadap bahaya limbahplastik dan polusi mikroplastik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatifdengan pengumpulan data melalui kuesioner digital berbasis Google Forms kepada 40responden siswa SMP. Instrumen penelitian mencakup tiga indikator utama, yaitu pengetahuandampak lingkungan, kesadaran dampak kesehatan, serta perilaku pencegahan. Hasil analisismenunjukkan bahwa seluruh responden (100%) berada pada kategori sangat baik dengan rerataskor total 27,93 dari skor maksimum 30 (93,1%). Indikator perilaku pencegahan mencatatpersentase tertinggi sebesar 99,0%, diikuti kesadaran dampak kesehatan (89,4%) danpengetahuan dampak lingkungan (88,9%). Meskipun pemahaman umum mengenaipencemaran plastik sudah sangat kuat, masih terdapat celah pengetahuan pada butir mekanismemasuknya mikroplastik ke tubuh manusia melalui konsumsi makanan (P3: 83,3%) dan aspekbioakumulasi (P4: 85,8%). Aspek perilaku menunjukkan kesiapan tinggi siswa untuk beralihke barang ramah lingkungan sebagai langkah preventif. Simpulan dari penelitian ini adalahperlunya penguatan literasi lingkungan yang lebih spesifik mengenai mikroplastik dalamkurikulum sekolah menengah guna memperkuat perilaku berkelanjutan berbasis pemahamanilmiah.
Copyrights © 2026