Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan yang dialami oleh anakberkebutuhan khusus dalam memahami pembelajaran IPA serta strategi yang diterapkan olehguru untuk mengatasi hambatan tersebut di SLB Negeri Ungaran. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung untuk memperoleh gambaran nyatamengenai proses pembelajaran IPA di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatanutama yang dialami siswa berkebutuhan khusus meliputi kesulitan memahami konsep-konsepabstrak, perbedaan kemampuan belajar antar siswa, keterbatasan konsentrasi, serta faktorlingkungan belajar yang mempengaruhi proses pembelajaran. Untuk mengatasi hambatantersebut, guru menerapkan berbagai strategi pembelajaran seperti penyederhanaan materi,pengulangan pembelajaran, pendampingan individual, pendekatan bertahap (scaffolding),diferensiasi strategi pembelajaran, serta pengelolaan kelas yang kondusif. Penerapan strategitersebut terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA sertamendorong keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaranIPA bagi anak berkebutuhan khusus memerlukan pendekatan yang fleksibel, adaptif, danberpusat pada kebutuhan siswa agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif danbermakna.
Copyrights © 2026