Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)masih cenderung berfokus pada penguasaan konsep tanpa mengaitkannya dengan kontekssosial, sehingga kurang optimal dalam mengembangkan dimensi profil lulusan sesuaiKurikulum Merdeka. Artikel konseptual ini bertujuan mengkaji integrasi isu sosio-ilmiah (SSI),yaitu isu yang menghubungkan konsep sains dengan aspek sosial dan etika, melalui topikvariasi genetik rambut manusia dalam desain materi pembelajaran IPA. Metode yangdigunakan adalah kajian literatur (literature review) terhadap berbagai sumber ilmiah terkaitgenetika rambut, pembelajaran berbasis SSI, dan penguatan profil pelajar. Hasil kajianmenunjukkan bahwa variasi rambut manusia yang dipengaruhi oleh faktor genetik, seperti genMC1R, EDAR, dan TCHH, serta pigmen melanin, dapat dikontekstualisasikan sebagai isusosio-ilmiah yang berkaitan dengan identitas, stereotip, dan diskriminasi sosial. Integrasi SSIdalam desain pembelajaran dilakukan melalui tahapan orientasi isu, eksplorasi konsep ilmiah,analisis isu sosial, argumentasi, dan refleksi. Desain ini berpotensi memperkuat dimensi profillulusan, khususnya berkebinekaan global, bernalar kritis, dan berakhlak mulia, melaluipengembangan kemampuan argumentasi ilmiah, kesadaran multikultural, dan sikap empati.Dengan demikian, integrasi isu sosio-ilmiah berbasis variasi genetik rambut manusia dapatmenjadi strategi efektif untuk menghubungkan konsep sains dengan realitas sosial sertamembentuk karakter peserta didik secara holistik.
Copyrights © 2026