Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan merekonstruksi etnokimia pada kuliner khasCirebon sebagai sumber pembelajaran kimia kontekstual. Kuliner yang dikaji meliputi nasijamblang, empal gentong, tahu gejrot, dan tape ketan. Penelitian menggunakan pendekatandeskriptif kualitatif dengan desain etnografi melalui observasi, wawancara, dokumentasi, danstudi literatur. Data yang diperoleh dianalisis dan direkonstruksi menjadi konsep ilmiah kimia.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan kuliner khas Cirebon mengandungberbagai konsep kimia, seperti gelatinisasi pati, denaturasi protein, sistem koloid, reaksioksidasi-reduksi, fermentasi, laju reaksi, termokimia, koagulasi protein, dan reaksi Maillard.Integrasi konsep-konsep tersebut ke dalam pembelajaran kimia dapat meningkatkanpemahaman peserta didik karena bersifat kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.Penelitian ini memberikan alternatif sumber belajar berbasis kearifan lokal yang mendukungimplementasi Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026