Kegiatan ini bertujuan menggambarkan kondisi fatigue petugas security serta mendeskripsikan upaya pencegahan melalui edukasi dan media keselamatan kerja di PT X Samarinda. Kegiatan dilaksanakan pada 7, 18, 19, 22, 25, dan 26 Mei 2026. Sasaran kegiatan berjumlah 14 petugas security, dengan 8 petugas mengikuti edukasi dan pengukuran Baseline serta Post Activity. Kegiatan diawali dengan observasi dan wawancara, dilanjutkan penentuan prioritas masalah menggunakan USG dan analisis Fishbone. Intervensi berupa edukasi fatigue, praktik peregangan ringan, anjuran istirahat singkat, pemasangan poster pencegahan fatigue, serta rekomendasi rambu jalur keluar penumpang. Pengukuran fatigue dilakukan menggunakan instrumen yang diadaptasi dari Three-Dimensional Work Fatigue Inventory (3D-WFI) dengan tujuh pernyataan berskala 1-5. Hasil Baseline menunjukkan seluruh 8 responden berada pada kategori fatigue sedang dengan skor rata-rata 2,57-3,14. Setelah kegiatan, 3 responden berada pada kategori fatigue ringan dan 5 responden tetap dalam kategori sedang. Sebanyak 6 dari 8 responden mengalami penurunan skor fatigue, sedangkan 2 responden memiliki skor tetap. Hasil ini menunjukkan adanya perubahan kondisi fatigue pada sebagian responden setelah kegiatan, tetapi belum dapat membuktikan hubungan sebab-akibat karena tidak terdapat kelompok pembanding dan jumlah peserta terbatas. Kegiatan edukasi dan media keselamatan dapat menjadi langkah awal yang aplikatif dan perlu didukung pengelolaan shift, waktu istirahat, beban kerja, dan pemantauan berkala.
Copyrights © 2026