Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkomparasikan muatan keterampilan abad ke-21 dan literasi digital yang terdapat dalam buku bahasa Indonesia kelas VIII terbitan Kemendikbudristek dan Erlangga. Analisis muatan keterampilan abad ke-21 dilakukan berdasarkan teori Fullan & Scott (2014) dan analisis muatan literasi digital dilakukan berdasarkan teori Wan Ng (2012). Metode yang digunakan yakni deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa baca dan catat. Data dalam penelitian ini berupa kalimat atau paragraf dalam materi atau penugasan. Sumber data berupa buku teks bahasa Indonesia kelas VIII Kurikulum Merdeka terbitan Kemendikbudristek dan Erlangga. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa muatan keterampilan abad ke-21 dalam buku terbitan Kemendikbudristek didominasi oleh aspek berpikir kritis sebanyak 65 data sedangkan dalam buku terbitan Erlangga didominasi oleh aspek kewarganegaraan sebanyak 62 data. Hal tersebut menunjukkan bahwa buku terbitan Kemendikbudristek berpotensi memfasilitasi peserta didik dalam mengasah kemampuan berpikir kritis dan buku terbitan Erlangga berpotensi memfasilitasi kemampuan peserta didik dalam menjaga kelestarian lingkungan dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial. Muatan literasi digital dalam buku terbitan Kemendikbudristek didominasi oleh dimensi kognitif sebanyak 10 data sedangkan dalam buku terbitan Erlangga didominasi oleh dimensi teknis sebanyak 16 data. Hal tersebut menunjukkan bahwa buku terbitan Kemendikbudristek menyediakan muatan yang berpotensi mengembangkan kemampuan peserta didik dalam mencari, menggunakan, dan mengevaluasi informasi yang ditemukan dalam dunia digital dan buku terbitan Erlangga berpotensi memfasilitasi peserta didik dalam mengoperasikan perangkat digital.
Copyrights © 2026