Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, beban kerja, dan lingkungan kerja non-fisik terhadap turnover intention karyawan pada PT XYZ Jakarta Selatan. Turnover intention merupakan indikator penting untuk memprediksi potensi keluarnya karyawan dari perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sampling jenuh, dimana seluruh populasi karyawan yang berjumlah 62 orang dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention (O = -0,302; T = 2,462; p = 0,014), beban kerja berpengaruh positif dan signifikan (O = 0,322; T = 2,520; p = 0,012), sedangkan lingkungan kerja non-fisik berpengaruh negatif dan signifikan (O = -0,312; T = 2,449; p = 0,014). Temuan ini mengindikasikan bahwa pemberian kompensasi yang memadai, pengelolaan beban kerja yang proporsional, serta penciptaan lingkungan kerja non-fisik yang kondusif dapat menurunkan niat karyawan untuk keluar dari perusahaan.
Copyrights © 2025