Dalam konteks ketepatan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), penelitian ini membandingkan metode akumulasi biaya Job Order Costing (JOC) dan Process Costing (PC). JOC digunakan untuk produksi khusus, sementara PC digunakan untuk produksi massal. Analisis menunjukkan bahwa JOC lebih akurat untuk produk khusus karena pelacakan biaya per job, sedangkan PC efisien untuk volume besar tetapi berisiko kurang presisi karena alokasi rata-rata. Metodologi kualitatif dikombinasikan dengan studi kasus dari sektor manufaktur di Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa metode yang disesuaikan dengan jenis produksi dapat meningkatkan akurasi HPP hingga 15-20%
Copyrights © 2025