Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 183 Pekanbaru melalui implementasi model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada materi Keragaman Budaya dan Kearifan Lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 56 siswa yang terdiri dari kelas IVB sebagai kelas eksperimen (28 siswa) dan kelas IVC sebagai kelas kontrol (28 siswa). Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 21 soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach's Alpha = 0,852). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji N-Gain, dan uji Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 79,39 dan kelas kontrol 74,61. Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 89,04, sedangkan kelas kontrol 81,93. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 42,11% (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 30,10% (kategori sedang). Hasil uji Independent Samples t-Test pada data posttest menunjukkan nilai signifikansi 0,016 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, implementasi model PjBL dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 183 Pekanbaru
Copyrights © 2026