Diabetes mellitus (DM) masih menjadi salah satu penyakit kronis tidak menular dengan prevalensi yang meningkat setiap tahunnya. Diabetes mellitus tipe II adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh hiperglikemia akibat resistensi insulin dan/atau penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas. Tanda dan gejala diabetes mellitus seperti poliuria, polidipsia, polifagia, pandangan kabur, kesemutan di tangan dan kaki. Tujuan penelitian ini adalah memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan DM Tipe II di RSUD Bangkinang. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjektif pada laporan kasus adalah Ny. M yang berusia 72 tahun dengan diabetes mellitus tipe II di ruang Pejuang RSUD Bangkinang yang dilakukan selama 3 hari pada tanggal 17 sampai 19 Juni 2026. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian klien merasakan badan terasa lemas, kepala pusing, dan sering buang air kecil. Peneliti merumuskan masalah utama dengan diagnosa keperawatan ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia (D.0027). Intervensi yang diberikan yaitu monitor kadar glukosa darah. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Ny. M dengan diabetes mellitus tipe II dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien yaitu masalah teratasi. Evaluasi keperawatan selama tiga hari pada klien ini sebagai pedoman bagi peneliti. Disarankan untuk terus memantau kadar glukosa darah secara mandiri secara rutin di rumah sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan, mematuhi pola makan sesuai anjuran diet diabetes dengan membatasi konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana, mengonsumsi obat secara teratur sesuai jadwal baik obat oral maupun insulin, serta segera menghubungi fasilitas kesehatan jika terdapat keluhan ketidakstabilan glukosa darah
Copyrights © 2026