Kartu Indonesia Sehat (KIS) merupakan program jaminan kesehatan dari pemerintah untuk masyarakat kurang mampu. Proses penentuan penerima KIS di Desa Pajinian selama ini masih dilakukan secara manual dengan surat permohonan dan KK, sehingga rawan tidak tepat sasaran dan subjektivitas dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan berbasis web untuk menentukan penerima KIS secara objektif, transparan, dan terstruktur. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot kriteria, dan VIKOR untuk melakukan perangkingan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode AHP terbukti efektif dalam menentukan bobot kepentingan setiap kriteria secara objektif. Selanjutnya metode VIKOR berhasil digunakan untuk merangking alternatif berdasarkan nilai kompromi yang paling mendekati solusi ideal. Sistem yang dibangun dapat membantu pihak Desa Pajinian dalam proses seleksi penerima KIS dengan hasil yang lebih akurat, efisien, dan tepat sasaran.
Copyrights © 2026