Perpustakaan sekolah berfungsi sebagai pusat sumber belajar yang mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan informasi yang relevan dan berkelanjutan. Keberhasilan proyek pembangunan perpustakaan sangat bergantung pada ketepatan biaya, kepatuhan jadwal, dan kualitas pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja biaya dan waktu, mengidentifikasi penyimpangan antara rencana dan realisasi, serta memprediksi biaya dan waktu penyelesaian proyek menggunakan metode Earned Value Analysis (EVA). Objek penelitian adalah proyek Pembangunan Perpustakaan SMK Negeri 6 Balikpapan yang dijadwalkan selesai dalam 16 minggu. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan adalah Rp123.427.370,83 dengan estimasi waktu penyelesaian 9 minggu (±63 hari), yaitu dua minggu lebih lama dari sisa waktu rencana 7 minggu (±49 hari). Estimasi total biaya proyek adalah Rp323.701.470,83, lebih rendah dari anggaran sebesar Rp523.286.400,49, sehingga proyek tidak mengalami kerugian finansial. Namun, estimasi waktu menunjukkan potensi keterlambatan dua minggu. Oleh karena itu, percepatan pelaksanaan diperlukan dengan meningkatkan bobot pekerjaan sebesar 23,66% sehingga mencapai progres kumulatif 85,53% atau Budgeted Cost of Work Performed (BCWP) kumulatif sebesar Rp550.052.777. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EVA efektif untuk mengevaluasi kinerja proyek dan mendukung pengambilan keputusan terkait pengendalian biaya dan jadwal.
Copyrights © 2026