Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia (lansia). Lansia merupakan kelompok rentan yang mengalami penurunan fungsi fisik, psikologis, dan sosial sehingga memerlukan perhatian khusus dalam penerapan PHBS. Rendahnya penerapan PHBS pada lansia dapat meningkatkan risiko penyakit menular maupun penyakit tidak menular yang berdampak pada kualitas hidup. Berbagai faktor diduga berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada lansia, seperti tingkat pengetahuan, pendidikan, dukungan keluarga, akses pelayanan kesehatan, serta peran tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada lansia di Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang berdomisili di Kelurahan Perhentian Marpoyan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Luaran yang ditargetkan adalah publikasi artikel ilmiah terakreditasi nasional/internasional. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p value 0,0001), sikap (p value 0,0001), Media Informasi (p value 0,0001), Peran Petugas Kesehatan (p value 0,0001) dengan perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Lansia di Kelurahan Perhentian Marpoyan Kota Pekanbaru.Diharapkan bagi pihak kelurahan untuk berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk memberikan edukasi, dan pemahaman tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada lansia di Kelurahan Perhentian Marpoyan Kota Pekanbaru.
Copyrights © 2026