Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Seksual Berisiko Pada Siswa di SMPN 11 Pekanbaru Syukaisih; Alhidayati; Riri Maharani
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.804

Abstract

Perilaku seksual berisiko pada remaja merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang perlu mendapat perhatian, khususnya pada kelompok remaja awal. Pengetahuan, akses informasi kesehatan reproduksi, dukungan orang tua, dan peran teman sebaya merupakan faktor yang dapat memengaruhi perilaku pencegahan seksual berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan seksual berisiko pada siswa SMP Negeri 11 Pekanbaru Tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII dan IX sebanyak 512 siswa dengan sampel 116 siswa yang dipilih menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,0001), akses informasi kesehatan reproduksi (p=0,009), dukungan orang tua (p=0,011), dan peran teman sebaya (p=0,011) dengan perilaku pencegahan seksual berisiko. Proporsi responden yang tidak melakukan pencegahan lebih tinggi pada kelompok dengan pengetahuan rendah (76,3%), akses informasi kurang (73,5%), tidak mendapat dukungan orang tua (73,8%), dan teman sebaya tidak berperan (70,1%). Disimpulkan bahwa pengetahuan, akses informasi kesehatan reproduksi, dukungan orang tua, dan peran teman sebaya berhubungan signifikan dengan perilaku pencegahan seksual berisiko. Hasil penelitian dapat menjadi dasar pengembangan promosi kesehatan reproduksi yang melibatkan siswa, orang tua, dan teman sebaya.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Lansia Di Kelurahan Perhentian Marpoyan Kota Pekanbaru Tahun 2026 Alhidayati; Syukaisih; Riri Maharani
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.808

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia (lansia). Lansia merupakan kelompok rentan yang mengalami penurunan fungsi fisik, psikologis, dan sosial sehingga memerlukan perhatian khusus dalam penerapan PHBS. Rendahnya penerapan PHBS pada lansia dapat meningkatkan risiko penyakit menular maupun penyakit tidak menular yang berdampak pada kualitas hidup. Berbagai faktor diduga berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada lansia, seperti tingkat pengetahuan, pendidikan, dukungan keluarga, akses pelayanan kesehatan, serta peran tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada lansia di Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang berdomisili di Kelurahan Perhentian Marpoyan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Luaran yang ditargetkan adalah publikasi artikel ilmiah terakreditasi nasional/internasional. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p value 0,0001), sikap (p value 0,0001), Media Informasi (p value 0,0001), Peran Petugas Kesehatan (p value 0,0001) dengan perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Lansia di Kelurahan Perhentian Marpoyan Kota Pekanbaru.Diharapkan bagi pihak kelurahan untuk berkoordinasi dengan pihak puskesmas untuk memberikan edukasi, dan pemahaman tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada lansia di Kelurahan Perhentian Marpoyan Kota Pekanbaru.