Masalah utama yang dihadapi Pondok Pesantren Al Mustaqim adalah kesadaran tentang keberadaan dan dampak yang ditimbulkan akibat pengelolaan sampah yang tidak baik masih rendah dikarenakan masih minimnya pengetahuan dan wawasan tentang sampah dan cara-cara pengelolaannya. Potensi pondok pesantren dengan jumlah santri lebih dari 300 memungkinkan untuk membuat pengelolaan sampah mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian yang akan dilakukan di Ponpes Al-Mustaqim meliputi pelatihan dalam pengelolaan sampah untuk meningkatkan kesadaran santri dalam memilah dan memilih sampah sesuai dengan jenisnya organik dan non organik. Setelah pemilahan akan diadakan pelatihan pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanah dilingkungan pondok pesantren. Sampah non organik berupa bungkus kopi, detergen dan sejenisnya juga dilakukan pengolahan menjadi produk kreatif yang mempunyai nilai ekonomis dan dapat digunakan dalam kegiatan keseharian.
Copyrights © 2022