Indonesian language instruction in primary education is frequently dominated by conventional lecture methods that restrict peer collaboration, leaving students' reading comprehension and language competencies underdeveloped. The lack of structured cooperative learning frameworks that cultivate individual accountability within team tasks remains a major cause of suboptimal academic performance. This study aims to enhance fifth-grade elementary students' Indonesian language learning outcomes by applying the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model at SD Swasta Anastasia. This study utilized Classroom Action Research (CAR) conducted across two cycles, each encompassing planning, acting, observing, and reflecting phases. The research participants comprised all 29 fifth-grade students selected through total sampling. Data were accumulated through teacher and student observation checklists, cognitive achievement tests, and documentation procedures validated by educational experts. The findings demonstrated that implementing the STAD cooperative learning model substantially augmented students' learning engagement and academic achievement. The class mean score rose from 64.31 in the baseline assessment to 74.48 in Cycle I, ultimately reaching 87.59 in Cycle II. Classical learning mastery escalated markedly from 44.83% prior to intervention to 72.41% in Cycle I, and peaked at 93.10% in Cycle II, comfortably surpassing the set success benchmark of 85%. Consequently, the STAD cooperative learning model is verified to be effective in elevating elementary students' Indonesian language learning outcomes. ABSTRAK Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar masih sering didominasi oleh metode ceramah konvensional yang membatasi interaksi antarsiswa, sehingga pemahaman materi teks dan keterampilan berbahasa belum berkembang optimal. Keterbatasan eksplorasi model pembelajaran kooperatif terstruktur yang menekankan tanggung jawab individu dalam kelompok menjadi faktor utama rendahnya ketuntasan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V melalui penerapan model Cooperative Learning tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di SD Swasta Anastasia. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan seluruh siswa kelas V SD Swasta Anastasia yang berjumlah 29 orang dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa, tes hasil belajar kognitif, serta studi dokumentasi yang telah divalidasi oleh ahli. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe STAD efektif meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa secara berkelanjutan. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 64,31 pada tes awal menjadi 74,48 pada Siklus I, dan mencapai puncaknya sebesar 87,59 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar klasikal siswa melonjak drastis dari 44,83% sebelum perlakuan menjadi 72,41% pada Siklus I, hingga akhirnya mencapai 93,10% pada Siklus II, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 85%. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe STAD terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026