Usia anak usia dini (golden age) merupakan masa krusial tumbuh kembang yang membutuhkan asupan gizi optimal, di mana rendahnya konsumsi sayur berisiko menurunkan status gizi dan meningkatnya karies gigi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media permainan Educaplay sebagai strategi intervensi untuk meningkatkan perilaku konsumsi sayur pada anak. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest terhadap sampel 15 anak di Kabupaten Garut. Pengumpulan data dilakukan mengunakan lembar observasi, yang kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan skor rata-rata perilaku konsumsi sayur dari 6,53 (pretest) menjadi 13,87 (posttest) setelah intervensi (Ƥ = 0,001 < 0,05). Temuan ini mengimplikan bahwa pembelajaran berbasis permainan digital dapat menjadi strategi inovatif yang efektif dalam mendukung pemenuhan gizi dan pencegahan karies gigi pada anak usia dini.
Copyrights © 2026