Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya dan gaya hidup terhadap efektivitas manajemen keuangan pribadi mahasiswa Universitas Palangka Raya dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 mahasiswa aktif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa budaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas manajemen keuangan pribadi, gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan, dan literasi keuangan juga berpengaruh positif. Literasi keuangan terbukti memperkuat pengaruh budaya dan gaya hidup terhadap efektivitas manajemen keuangan pribadi. Pembahasan interaktif menunjukkan bahwa nilai budaya yang menekankan kehati-hatian, kebiasaan hidup terarah, dan pemahaman keuangan yang memadai membentuk kemampuan mahasiswa dalam menyusun anggaran, menabung, mengendalikan pengeluaran, dan mengevaluasi kondisi keuangan secara berkala.
Copyrights © 2026