Dengan pertumbuhan industri asuransi jiwa di Indonesia, estimasi risiko mortalitas yang semakin akurat diperlukan seiring dengan perubahan angka harapan hidup penduduk. Tabel mortalitas mentah seringkali kurang fleksibel untuk memproyeksikan peluang kematian pada usia-usia ekstrem, sehingga diperlukan pendekatan model matematis untuk menghaluskan (smoothing) data tersebut untuk menghasilkan perhitungan premi yang lebih bijaksana. Dalam penelitian ini, model mortalitas Makeham digunakan untuk menentukan premi asuransi jiwa seumur hidup, berdasarkan Tabel Mortalitas Indonesia 2023 (TMI 2023). Untuk mengestimasi parameter model Makeham, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Nonlinear Least Squares (NLS). Hasil estimasi menunjukkan bahwa parameter untuk perempuan adalah dan , Untuk laki-laki, hasil estimasi parameternya adalah dan Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai tunai manfaat aktuaria meningkat seiring usia masuk polis, tetapi nilai tunai anuitas hidup cenderung menurun. Dengan demikian, premi bersih tahunan meningkat pada usia masuk polis. Karena tingkat mortalitas laki-laki lebih tinggi, premi laki-laki juga lebih besar dibandingkan perempuan. Dengan uang pertanggungan sebesar Rp 100.000.000, premi nominal tertinggi akan dibayar pada usia polis 100 tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa model Makeham dapat digunakan sebagai dasar untuk menentukan premi asuransi jiwa yang sesuai dengan karakteristik mortalitas Indonesia yang baru.
Copyrights © 2026