Investasi dipasar modal mengandung risiko yang perlu dikelola secara cermat, terutama pada portofolio saham sektor keuangan yang rentan terhadap volatilitas pasar. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk portofolio saham sektor keuangan yang optimal, memodelkan return portofolio menggunakan model AR-ARCH, serta mengukur nilai risiko menggunakan metode simulasi historis. Data yang digunakan adalah harga penutupan mingguan sepuluh saham sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode Januari 2021 hingga Desember 2025. Pendekatan yang diterapkan mengintegrasikan tiga metode secara sistematis, yaitu Model Indeks Tunggal untuk pembentukan portofolio optimal, model rata-rata konstan dan ARCH(1) untuk estimasi volatilitas return, dan simulasi historis untuk perhitungan Value at Risk (VaR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio optimal terdiri dari tiga saham, yaitu NISP, BNGA, dan BMRI dengan proporsi masing-masing sebesar dan . Model rata-rata konstan dan ARCH(1) terbukti efektif menangkap pola volatility clustering pada data return portofolio. Estimasi VaR pada tingkat kepercayaan menghasilkan nilai sebesar atau untuk investasi sebesar , yang berarti potensi kerugian maksimum portofolio dalam satu minggu tidak akan melampaui nilai tersebut.
Copyrights © 2026