Risiko psikososial merupakan faktor penting dalam menentukan kesehatan mental pekerja pada industri berisiko tinggi seperti sektor minyak dan gas bumi (migas). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh risiko psikososial terhadap status kesehatan mental pekerja melalui integrasi metode Psychosocial Risk Assessment and Management (PRisMA) dan pendekatan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional pada pekerja operasional di instalasi pengolahan migas. Pengukuran risiko psikososial dilakukan menggunakan instrumen Likelihood of Enviromental Occupational Exposure (LEO26) dan Employer Practice Checlist (EPC23), sedangkan status kesehatan mental diukur menggunakan Depression Anxiety and Stress Scale versi 21 (DASS-21). Analisis data mencakup evaluasi measurement model dan structural model untuk menguji validitas, reliabilitas, serta signifikansi hubungan antar konstruk. Hasil menunjukkan bahwa kendali pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap depresi, kecemasan, dan stress. Sementara tuntutan kerja hanya berpengaruh terhadap depresi dan dukungan sosial tidak menunjukkan pengaruh bermakna. Nilai R² berada pada kategori lemah, tetapi memiliki relevansi prediktif positif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa rendahnya kendali pekerjaan merupakan determinan dominan tekanan psikologis pada pekerja industri migas.
Copyrights © 2026