Sampah organik rumah tangga, khususnya limbah dapur, merupakan komponen terbesar penyumbang timbulan sampah yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu alternatif pengelolaan sampah organik yang mudah diterapkan di tingkat rumah tangga adalah pembuatan eco-enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi limbah organik yang memiliki berbagai manfaat, seperti pembersih alami, pupuk organik cair, dan pengendali hama. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah dapur menjadi eco-enzyme sebagai upaya pengurangan sampah organik. Kegiatan dilaksanakan pada bulan JuniāJuli 2025 di Desa Loireng, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, dengan sasaran ibu-ibu PKK dan perwakilan perangkat desa. Metode kegiatan meliputi koordinasi dan analisis kebutuhan mitra, penyuluhan mengenai pengelolaan sampah organik, pelatihan pembuatan eco-enzyme, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti pelatihan dengan antusias dan mampu memahami proses pembuatan eco-enzyme mulai dari pemilihan bahan, formulasi, proses fermentasi, hingga pemanfaatannya. Produk yang dihasilkan berupa eco-enzyme, poster edukasi, dan video tutorial yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran berkelanjutan. Pembuatan eco-enzyme berpotensi menjadi salah satu solusi sederhana, murah, dan berkelanjutan dalam mendukung pengurangan sampah organik berbasis masyarakat.
Copyrights © 2026