Kelompok Tani Cerah di Desa Sifalaete Tabaloho menghadapi penyiraman manual yang tidak terukur, keterbatasan air, dan ketergantungan pada tenaga kerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan penyiraman otomatis berbasis sensor kelembaban tanah sekaligus meningkatkan kemampuan petani mengoperasikan teknologi. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui survei kebutuhan, perancangan, perakitan, kalibrasi, persiapan lahan, instalasi, demonstrasi, pendampingan, dan monitoring. Sistem mengintegrasikan sensor, mikrokontroler, relay, pompa 12 volt, pipa, dan nozzle; pompa aktif pada kelembaban di bawah 60% dan berhenti pada 75% atau lebih. Perangkat berhasil dirakit dan diuji, meskipun persiapan lahan tertunda akibat ilalang dan keterbatasan tenaga kerja. Catatan lapangan menunjukkan indikasi penghematan air sekitar 25% dan peningkatan hasil sekitar 40%. Angka tersebut merupakan estimasi awal karena data mentah terukur belum lengkap. Program menunjukkan bahwa teknologi sederhana yang dikalibrasi secara lokal dan disertai pendampingan berpotensi meningkatkan efisiensi serta kemandirian teknologi petani.
Copyrights © 2026