Masalah sosial yang sering terjadi pada masa remaja yaitu mengenai pengendalian diri di lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi layanan pembentukan tingkah laku (shaping) melalui teknik konseling behavior pada remaja bermasalah dengan hukum di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Dinas Sosial DIY. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk pengumpulan data. 1 dari 10 Remaja Dinas Sosial DIY dipilih sebagai subjek penelitian  menggunakan teknik purposive sampling. Selanjutnya dilakukan uji kredibilitas untuk keabsahan data dan diikuti dengan analisis data menggunakan metode analisis interaktif. Analisis data dilakukan dengan cara mencatat dan merekam data hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi dalam bentuk deskriptif terkait subjek penelitian baik yang subjek lihat, dengar, maupun alami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan konseling menunjukkan adanya peningkatan kesadaran diri pada konseli, yang ditandai dengan kemampuan pengendalian emosi pada diri konseli.
Copyrights © 2025