The implementation of the Independent Curriculum requires educators to design conscious, meaningful, and joyful learning through a deep learning approach. However, students in class VII.D1 at SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo still struggle with critical thinking, constructing in-depth arguments, and relating social studies concepts to everyday phenomena. Based on these problems, this study aims to analyze the social studies teacher's strategies in applying the deep learning approach during the planning, execution, and assessment stages in class VII.D1 at SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo, West Pasaman Regency. This study employed a descriptive qualitative approach. Informants were selected using purposive sampling, consisting of the school principal, vice principal for curriculum, one social studies teacher, and 30 students from class VII.D1. Data were collected through non-participant observation, in-depth interviews, and document review, then analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing. The results demonstrate that the teacher's strategies encompass three integrated stages. In the planning stage, the teacher designed teaching modules, student worksheets, landscape domino games, and authentic assessments. In the execution stage, the teacher stimulated mindful learning, meaningful learning, and joyful learning. In the assessment stage, the teacher carried out process assessments, dialogic feedback, and structured reflections. ABSTRAK Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru menghadirkan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan melalui pendekatan deep learning. Namun, pada kenyataannya peserta didik kelas VII.D1 SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo masih mengalami hambatan dalam berpikir kritis, berargumentasi secara mendalam, serta mengaitkan materi IPS dengan realitas lingkungan sekitar. Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru IPS dalam menerapkan pendekatan deep learning pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran di kelas VII.D1 SMP Negeri 1 Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan penelitian ditetapkan melalui teknik purposive sampling yang mencakup kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, satu orang guru IPS, dan 30 orang peserta didik kelas VII.D1. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru diwujudkan melalui tiga tahapan terstruktur. Pada tahap perencanaan, guru menyusun modul ajar, lembar kerja peserta didik (LKPD), media kartu domino bentang alam, serta instrumen asesmen autentik. Pada tahap pelaksanaan, guru menstimulasi kesadaran (mindful learning), kebermaknaan konsep (meaningful learning), dan suasana menyenangkan (joyful learning). Pada tahap evaluasi, guru menerapkan penilaian performa, pemberian balikan instruksional secara dialogis, serta kegiatan refleksi terpadu.
Copyrights © 2026