Instagram sebagai platform berbasis konten visual menyediakan ruang presentasi diri yang berpotensi memicu kecenderungan narsisme pada penggunanya, khususnya mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas penggunaan Instagram terhadap perilaku narsisme pada mahasiswa aktif pengguna Instagram. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dari 51 mahasiswa dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan bahwa intensitas penggunaan Instagram tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku narsisme (R²=0,013), artinya hanya 1,3% variasi narsisme yang dijelaskan oleh variabel tersebut. Faktor psikologis dan sosial lainnya diduga berkontribusi lebih besar terhadap perilaku narsisme. Temuan ini mengindikasikan bahwa intensitas penggunaan Instagram tidak dapat secara langsung menjadi prediktor narsisme pada mahasiswa, sehingga penelitian mendatang perlu mempertimbangkan variabel moderator seperti harga diri dan karakteristik kepribadian.
Copyrights © 2026