Intensitas bermain game online battle royale di kalangan siswa sekolah dasar menimbulkan kekhawatiran terhadap penurunan etika komunikasi, namun bukti empiris pada jenjang ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas bermain Free Fire terhadap etika komunikasi siswa sekolah dasar. Pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei digunakan terhadap 68 siswa kelas IV–VI SDN 16 Banawa Selatan yang aktif bermain Free Fire melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Guttman dan dianalisis dengan regresi linear sederhana berbantuan SPSS 27. Hasil menunjukkan intensitas bermain mayoritas berkategori rendah (80,9%) dan etika komunikasi mayoritas berkategori tinggi (83,8%). Persamaan regresi Y' = 8,059 − 0,430X dengan signifikansi 0,00051 (p < 0,05) mengonfirmasi pengaruh negatif signifikan dengan kontribusi 16,8%. Temuan ini menegaskan bahwa intensitas bermain merupakan prediktor etika komunikasi anak, sehingga guru dan orang tua perlu mendampingi penggunaan game online secara terukur.
Copyrights © 2026