Rendahnya keterampilan pemecahan masalah peserta didik di MTs Nurul Iman akibat dominasi layanan bimbingan konvensional yang monoton dan teacher-centered menjadi hambatan signifikan yang perlu diatasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media nondigital Rakit Berantai untuk meningkatkan kecakapan problem solving melalui layanan bimbingan kelompok. Metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) diterapkan pada 8 peserta didik kelas VIII. Data dianalisis secara deskriptif persentase untuk kelayakan produk dan deskriptif komparatif untuk efektivitas. Validasi pakar menunjukkan kategori valid dari ahli media (68,00%) dan sangat valid dari ahli materi (91,50%). Uji kepraktisan oleh guru BK (70,40%) dan peserta didik (75,20%) berada pada kriteria praktis hingga sangat praktis. Rata-rata skor problem solving meningkat signifikan dari 54,20% menjadi 82,60%. Media Rakit Berantai terbukti efektif meningkatkan kolaborasi dan berpikir sistematis, serta berkontribusi pada diversifikasi media bimbingan kelompok berbasis game-based learning yang inovatif.
Copyrights © 2026